🟢 0 orang sedang online
Screen Printing

Rubber Ink – Screen Printing
Rubber ink adalah tinta sablon berbasis air yang menghasilkan lapisan cetak tipis, elastis, dan sedikit timbul (raised texture) pada permukaan kain. Tinta ini populer untuk sablon kaos karena daya rekatnya yang kuat pada serat kain, tahan terhadap pencucian berulang, serta mampu menutup warna dasar kain gelap dengan hasil opak yang rapi.

Plastisol Ink – Screen Printing
Plastisol ink adalah tinta sablon berbasis PVC yang tidak mengering pada suhu ruangan dan memerlukan proses pemanasan (curing) untuk mengering sempurna. Tinta ini dikenal menghasilkan warna yang tajam, opak, dan detail cetakan yang presisi, sehingga banyak digunakan dalam produksi sablon skala besar karena konsistensi hasil dan daya tahannya yang baik.

Solvent Ink – Screen Printing
Solvent ink adalah tinta sablon berbasis solvent yang cepat kering dan memiliki daya rekat kuat pada berbagai jenis material non-serap seperti kulit, nylon, plastik, logam, dan vinyl. Tinta ini tahan terhadap gesekan, air, serta paparan sinar matahari, sehingga sering digunakan untuk sablon media outdoor, sticker, dan produk industri lainnya.

Silicone Ink – Screen Printing
Silicone ink adalah tinta sablon berbasis silicone yang tidak mengering pada suhu ruangan dan memerlukan proses pemanasan (curing) untuk mengering sempurna. Tinta ini memiliki daya anti slip yang kuat, tahan suhu sampai dengan 250 derajat Celcius, dengan tampilan shiny pada umumnya. Selain itu silicone merupakan bahan yang ramah lingkungan.

Printing Materials
Printing materials mencakup berbagai bahan penunjang proses pencetakan, mulai dari tinta, screen, emulsi, hingga bahan pelapis lainnya yang dibutuhkan untuk menghasilkan cetakan berkualitas. Ketersediaan material yang lengkap dan berkualitas menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir cetakan, baik dari segi ketajaman warna, daya tahan, maupun efisiensi proses produksi.

Heat Transfer Film
Heat transfer film adalah material lapisan tipis yang digunakan untuk memindahkan desain atau gambar ke permukaan media seperti kain melalui proses pemanasan dan tekanan. Teknik ini memungkinkan hasil cetakan dengan detail warna yang tajam dan tampilan glossy atau matte sesuai kebutuhan. Banyak digunakan dalam industri garment untuk custom desain kaos, jersey, dan produk fashion lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *